Tahun 2017 akan berakhir dalam beberapa jam lagi. Tahun ini merupakan tahun yang penuh pencapaian bagi saya, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kerja tim di perusahaan.

Di tahun ini, bersama dengan rekan-rekan komunitas Ruby (yang kompak dan keren banget) kami mengorganisir konferensi bahasa pemrograman Ruby level internasional pertama di Indonesia: RubyConf Indonesia. Konferensi ini berlangsung selama dua hari, mengundang pembicara dari dalam dan luar negeri. Sebuah kehormatan dapat mengundang semua pembicara tersebut. Menunjukkan bahwa komunitas open source itu sejatinya memang didasari niat untuk saling mendukung.

Ini juga merupakan konferensi pertama dari komunitas yang hampir tidak jadi dilaksanakan 😅. Saya membagi pengalaman tersebut dalam salah satu episode podcast yang diusung oleh mas Dida:

"028 Dari Meetup Ke Conference" from Adinda Praditya on Anchor: https://anchor.fm/devmuslimid/episodes/f6b2b0


Saat ini tim Cookpad Indonesia masih berjumlah 20 orang. Selain operasional keseharian web dan aplikasi Cookpad, ada dua “startup” yang sedang digodok tahun ini. Satu adalah Masakbareng, e-commerce C2C untuk belajar dan mengajarkan memasak. Yang satu lagi adalah Bakeasy, pop-up shop untuk memberikan pengalaman baking yang mudah.

Walau dengan jadwal sepadat itu, tahun ini Cookpad Indonesia tetap bisa meraih beragam pencapaian. Di antaranya tercapainya 500.000 resep dan terpilihnya Cookpad sebagai salah satu aplikasi harian terbaik di Google Play.

Pencapaian tersebut tentu tak dapat terwujud tanpa kontribusi dari masyakarat. Tahun ini kami memulai tradisi berbagi yang akan diteruskan di tahun-tahun berikutnya.


Secara teknis tidak banyak hal yang saya peroleh tahun ini. Belum sempat belajar Go, Elixir, ataupun Rust secara mendalam 😅. Machine Learning baru sekadar menjalankan model saja. Setidaknya bangga karena berhasil mendeploy menggunakan tool orchestration dari internal Cookpad yang masih minta ampun sulitnya 😂. Namun tetap ada beberapa pelajaran berharga yang saya dapatkan. Salah satunya mengenai technical debt: bagaimana Rails dengan JS sprinkles sudah cukup untuk menggantikan React. Ceritanya cukup panjang 😂:


Tahun 2018

Tahun 2018 sepertinya akan semakin menantang, sebab saya sedang menantikan anak ke dua 😚👶. Di tahun ini, semoga saya bisa:

  • Belajar teknologi baru
  • Berkontribusi di open source
  • Berbicara di berbagai acara meetup atau konferensi
  • Mengadakan RubyConf Indonesia 2018
  • Setidaknya menghadiri satu konferensi internasional
  • Sukses menyebar virus memasak dengan mencapai 1 juta resep
  • Makin eksis di Cookpad dan Instagram 😂
  • Membaca lebih banyak buku
  • Menulis di blog
  • Updated: Main lebih banyak video game 😎🎮🕹️

🎉🎉🎉🎊🎊🎊🎆🎆🎆